Mahasiswa FEB UNISMA Raih Juara 1 di Brawijaya Taekwondo Championship 2026
Ardhito Raka Wardana mahasiswa UNISMA yang raih juara 1 di Brawijaya Taekwondo Championship 2026--ig @febunisma
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Ardhito Raka Wardana, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA), berhasil meraih Juara 1 pada kategori Kyorugi Pemula Senior M-80 dalam ajang Brawijaya Taekwondo Championship.
Kompetisi yang digelar di Universitas Brawijaya ini menjadi salah satu turnamen taekwondo bergengsi tingkat mahasiswa, yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari berbagai daerah. Keberhasilan Ardhito menunjukkan kemampuan teknik, ketahanan fisik, serta mental bertanding yang kuat di arena.
BACA JUGA:Mahasiswa Fapet UB Borong 7 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Liga Pelajar Competition 2026
Dalam cabang kyorugi (yang merupakan nomor pertarungan dalam olahraga Taekwondo) Ardhito mampu mengungguli lawan-lawannya hingga babak final. Kategori M-80 sendiri merujuk pada kelas berat badan putra hingga 80kilogram, yang dikenal memiliki persaingan ketat.
Dikutip dari akun Instagram @febunisma, Kamis (30/4/2026), pihak FEB UNISMA menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi ini dinilai sebagai hasil dari latihan yang konsisten, kedisiplinan tinggi, serta komitmen dalam menyeimbangkan aktivitas akademik dan non-akademik.
Selain itu, kemenangan ini juga memperkuat citra kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga.
BACA JUGA:UNISMA Gandeng SEAMEO VOCTECH, Pacu Transformasi Global Berbasis AI dan Pendidikan Vokasi
Tak hanya menjadi kebanggaan pribadi, pencapaian ini turut mengharumkan nama institusi di kancah kompetisi antar mahasiswa. Ardhito diharapkan dapat terus mengembangkan potensinya dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, Taekwondo merupakan seni bela diri asal Korea Selatan yang mulai berkembang sejak pertengahan abad ke-20 dan kini telah menjadi cabang olahraga internasional.
Taekwondo resmi dipertandingkan dalam ajang Olimpiade sejak tahun 2000 dan memiliki dua nomor utama, yakni kyorugi (pertarungan) dan poomsae (jurus). Kejuaraan seperti Brawijaya Taekwondo Championship menjadi wadah penting bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menorehkan prestasi di tingkat kompetitif.
BACA JUGA:Mahasiswa UNISMA Raih Dua Medali Perak di Kejuaraan Ju-Jitsu Piala Wali Kota Surabaya
Sumber: ig @febunisma




