Kehadiran Peserta UTBK di UB Tembus 97 Persen, Pelaksanaan Minim Kendala
UTBK UB Minim Kendala, Sistem dan Pengawasan Berjalan Optimal--prasetya.ub.ac.id
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Brawijaya (UB) yang berlangsung selama enam hari, 21–26 April 2026, berjalan lancar dengan kendala teknis yang relatif kecil dan dapat segera ditangani panitia.
Koordinator Pelaksana UTBK UB Arif Hidayat mengatakan sebagian besar kendala yang terjadi bersifat administratif, seperti peserta yang lupa membawa kartu ujian maupun identitas diri.
“Ada satu peserta yang terlambat lebih dari 30 menit sehingga tidak diperbolehkan mengikuti ujian sesuai aturan. Padahal jika yang bersangkutan segera melaporkan kesulitan yang dihadapi, sebenarnya masih bisa difasilitasi,” jelas Arif dikutip dari laman resmi UB, Selasa (28/4/2026).
Selain memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, UB juga memberikan perhatian pada layanan inklusif bagi peserta berkebutuhan khusus. Panitia menyediakan fasilitas khusus bagi peserta low vision dan tunanetra melalui penyesuaian perangkat hingga pengaturan ruang ujian.
“Kami menyiapkan perangkat dengan layar lebih besar dan pengaturan kontras khusus untuk peserta low vision. Bahkan penyesuaian dilakukan hingga peserta merasa nyaman sebelum ujian dimulai,” tambahnya.
Berdasarkan data pelaksanaan, tingkat partisipasi peserta UTBK di UB tergolong tinggi. Dari total 16.225 peserta yang terdaftar, sebanyak 15.841 peserta hadir mengikuti ujian. Dengan demikian, rata-rata tingkat kehadiran mencapai 97 persen, sedangkan tingkat ketidakhadiran hanya sekitar 2–3 persen di setiap sesi.
BACA JUGA:Ekspansi Global Berlanjut, UB Kunjungi Perdana Menteri Timor Leste
Sebagian besar peserta berasal dari Jawa Timur dengan jumlah 14.837 orang atau sekitar 91 persen. Selain itu, terdapat peserta dari berbagai daerah lain seperti Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, hingga satu peserta internasional asal Thailand.
Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik UB, Rosihan Asmara, menyebut kelancaran UTBK dapat dilihat dari minimnya kendala yang terjadi selama pelaksanaan.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Indikasinya tidak banyak peserta yang terlambat, kemudian hanya 1-2 peserta yang mengalami kendala dokumen dan itu bisa segera diatasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, aspek teknis seperti jaringan internet, listrik, dan perangkat komputer secara umum berjalan optimal. Saat sempat terjadi gangguan listrik, sistem cadangan langsung berfungsi sehingga ujian tetap berlangsung tanpa mengganggu peserta.
“Untuk jaringan tidak ada masalah, dan ketika sempat terjadi listrik padam, genset langsung aktif sehingga tidak merugikan peserta sama sekali,” jelasnya.
BACA JUGA:5.500 Pelari Serbu MS Glow Men Malang Half Marathon 2026, Siap Jadi Agenda Tahunan
Sumber: prasetya.ub.ac.id




