1 tahun disway

36 ASN Kota Malang Berangkat Haji 2026, Wali Kota Minta Jaga Integritas dan Nama Daerah

36 ASN Kota Malang Berangkat Haji 2026, Wali Kota Minta Jaga Integritas dan Nama Daerah

Wali Kota Malang melepas keberangkatan 36 aparatur sipil negara (ASN) yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026. --

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kota Malang resmi melepas keberangkatan 36 aparatur sipil negara (ASN) yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026. Pelepasan dilakukan di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang, Senin (20/4), dipimpin langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Puluhan ASN tersebut terdiri dari 8 laki-laki dan 28 perempuan yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kota Malang Hendro Martono mengatakan, mayoritas jemaah yang berangkat merupakan staf dan pejabat fungsional, sehingga tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.

BACA JUGA:Megawati ‘Megatron’ Kembali ke Korea V-League, Berpeluang Reuni dengan Yeom Hye-seon

“Tidak ada pejabat struktural yang berangkat, baik level eselon II maupun kepala bidang. Seluruhnya staf dan pejabat fungsional lintas OPD,” ujarnya.

Menurut Hendro, kondisi tersebut memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal selama musim haji berlangsung. Ia menyebut tidak ada kekosongan pada jabatan strategis di lingkungan Pemkot Malang.

Dari sebaran instansi, ASN yang berangkat berasal dari sejumlah OPD dengan rata-rata satu hingga tiga orang per instansi. Jumlah terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan, masing-masing 12 orang.

Sebagian ASN dari Dinas Kesehatan juga tercatat bertugas sebagai tenaga kesehatan pendamping jemaah haji.

BACA JUGA:Jemaah Haji Indonesia di Madinah Dapat 27 Kali Makan selama 9 Hari, Dijamin Cita Rasa Indonesia

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga momentum pembentukan karakter bagi ASN.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, namun juga perjalanan spiritual yang membentuk karakter, menguatkan kesabaran, serta meningkatkan keikhlasan,” kata Wahyu.

Ia meminta seluruh jemaah menjaga perilaku selama berada di Tanah Suci karena membawa nama baik pemerintah daerah dan masyarakat Kota Malang.

“Bapak-Ibu adalah representasi Pemerintah Kota Malang. Tunjukkan sikap disiplin, tertib, santun, dan saling menolong agar citra ASN tetap terjaga,” tegasnya.

Sumber: