1 tahun disway

Panglima TNI Perintahkan Pasukan Perdamaian PBB dari RI di Lebanon Masuk Bunker

Panglima TNI Perintahkan Pasukan Perdamaian PBB dari RI di Lebanon Masuk Bunker

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajuritnya yang tengah bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk masuk ke dalam bunker di Lebanon Selatan. (Instagram)--

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajuritnya yang tengah bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk masuk bunker. Hal itu disampaikan Jenderal Agus saat video call bersama Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNFIL Lebanon Letkol Inf Juni Fitriyan SH MHI yang juga menjabat Danyonif 509/BY Kostrad.

"Jaga moril prajurit yang ada di sana, tetap laksanakan pengamanan intern ya, masuk bunker-bunker, dan tidak ada kegiatan lagi keluar. Jaga moril prajurit supaya tetap semangat ya, makasih. Semangat bertugas," ujar Agus saat menyampaikan arahan sebagaimana diunggah di akun Instagramnya, Minggu, 5 April 2026, dikutip dari Disway.

BACA JUGA:Dimakamkan Secara Militer, Tiga Prajurit Penjaga Perdamaian RI Gugur di Lebanon karena Serangan Israel

Mendengar hal itu, Letkol Inf Juni Fitriyan membalas perintah Agus. Dia mengatakan dia dan para prajurit TNI akan melaksanakan arahan Agus.

"Siap dilaksanakan, Panglima," katanya.

"Tetap semangat," ucap Agus.

"Terima kasih atas arahannya, kami sampaikan salam Panglima kepada seluruh prajurit, siap," jawab Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNFIL.

BACA JUGA:Tiga Prajurit TNI yang Terluka di Lebanon Dirawat di Beirut, Dikunjungi Komandan PMPP, Begini Kondisinya

Agus juga menekankan pentingnya menjaga semangat prajurit di tengah situasi yang memanas. Dalam arahannya, Panglima TNI menekankan bahwa keselamatan prajurit adalah prioritas utama negara.

"Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa, diberikan kekuatan dan keteguhan di setiap langkah pengabdian. Doa kami menyertai setiap langkah kalian," tulis Agus dalam caption unggahan video call itu.

BACA JUGA:Indonesia Terima Draf Awal Resolusi PBB soal Pasukan Internasional di Gaza

Sebelumnya, enam pasukan TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian di Lebanon selatan jadi korban ledakan yang berasal dari serangan Israel. Tiga prajurit meninggal dan tiga prajurit  lainnya hingga kini dirawat di RS di Beirut.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak meminta keluarga TNI yang tengah bertugas di Lebanon tak khawatir.

KSAD Minta Keluarga Pasukan UNIFIL Tak Khawatir

Dia menyebut, para prajurit TNI yang dikirim sebagai pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, sudah terlatih menghadapi berbagai situasi di lapangan. Maruli meminta agar keluarga mendoakan saja.

Sumber: newsroom disway