1 tahun disway

Dampak Serangan Iran, Saudi Beri Waktu 24 Jam Atase dan Staf Kedubes Iran untuk Hengkang

Dampak Serangan Iran, Saudi Beri Waktu 24 Jam Atase dan Staf Kedubes Iran untuk Hengkang

Arab Saudi bersikap tegas, meminta Kedutaan Besar Iran untuk meninggalkan Kerjaan Saudi.-X---

RIYADH, DISWAYMALANG.ID–Arab Saudi mengusir atase militer Iran dan staf kedutaan dari negaranya. Mereka diberi waktu 24 jam untuk meninggalkan kerajaan tersebut menyusul serangan berulang Iran. Melalui pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi pada Sabtu, 21 Maret 2026, mereka telah menyatakan "persona non-grata" terhadap Kedutaan Besar Iran untuk Saudi.

Keputusan ini diambil di tengah konflik Iran berhadapan dengan Amerika Serikat dan sekutunya, Israel. Di sisi lain Teheran berkali-kali manargetkan Arab Saudi dan negara tetangganya di Teluk. Iran beralasan negara Teluk menjadi boneka bagi AS dengan berdirinya pangkalan militer NATO di sana.

BACA JUGA:Iran Rudal Kota Tua Yerusalem, Dekat Situs Suci Tiga Agama

Namun, serangan Iran justru melebar dan merusak sejumlah pusat aktivitas sipil dan fasilitas energi negara Teluk. Serangan ratusan rudal dan drone tanpa awak milik Iran menyebabkan pusat energi milik Saudi, Aramco, hancur lebur.

Bahkan sebagian pasokan energi milik Saudi telah dicegat di selat Hormuz menurut pihak berwenang. Menyusul serangan pada hari Kamis itu kegiatan bongkar muat minyak di pelabuhan Yanbu di Laut Merah terganggu.

BACA JUGA:Perang Iran Belum Reda, MotoGP Qatar Diundur November 2026

Pelabuhan ini menjadi satu-satunya jalur ekspor bagi Saudi setelah Iran secara efektif memblokir lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan awal pekan ini bahwa tidak ada lagi kepercayaan terhadap Iran.

Ia juga menegaskan bahwa Saudi memiliki hak untuk membela diri. Menurutnya Saudi dan negara Teluk memiliki "kapasitas dan kemampuan signifikan yang dapat mereka kerahkan jika mereka memilih untuk melakukannya".

Meski begitu, hubungan Saudi dan Iran sendiri seperti kita tahu, memang kurang harmonis. Kedua negara ini baru-baru ini melakukan upaya harmonisasi yang dimediasi oleh Tiongkok tiga tahun terakhir.

BACA JUGA:Lima Pesawat Tanker AS Rusak saat Rudal Iran Hantam Pangkalan Udara AS di Arab Saudi

Pun pada Sabtu kemarin, Kementerian Luar Negeri Saudi menekankan bahwa serangan Iran yang berkelanjutan akan menyebabkan eskalasi lebih parah.

Konsekuensinya adalah hubungan Saudi dan Iran yang sempat normal, akan berujung chaos di masa mendatang. Pernyataan dan sikap Saudi ini merupakan respons terhadap Qatar yang secara resmi "mengusir" atase militer dan keamanan Kedutaan Besar Iran di Doha.

Sumber: