1 tahun disway

Antisipasi Pemudik Sakit, Dinkes Malang Siapkan 240 Tenaga Medis dan Ambulans

Antisipasi Pemudik Sakit, Dinkes Malang Siapkan 240 Tenaga Medis dan Ambulans

Ilustrasi lonjakan Pemudik di Kota Malang--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Dinas Kesehatan Kota Malang menyiagakan 240 tenaga medis untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama masa arus mudik dan libur Lebaran 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan tenaga kesehatan tersebut disiagakan guna melayani masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan perawatan selama perjalanan.

“Jika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka bisa langsung datang ke rumah sakit. Dengan membawa BPJS tetap bisa dilayani, termasuk pada hari libur,” ujarnya, Jumat (13/3).

BACA JUGA:Santunan Ramadan, Unisma Bantu 250 Warga Duafa di Empat Kelurahan

Untuk mendukung layanan kesehatan selama periode mudik, Dinas Kesehatan juga mendirikan empat pos layanan kesehatan yang terdiri dari satu pos pelayanan (posyan) dan tiga pos pengamanan (pospam) di sejumlah titik strategis di Kota Malang.

Setiap pos dijaga oleh tiga tenaga kesehatan lengkap dengan fasilitas ambulans. Dengan sistem kerja dua shift, jumlah tenaga medis yang bertugas mencapai 24 orang setiap hari.

“Jika dihitung selama 10 hari masa pengamanan arus mudik Lebaran, total tenaga kesehatan yang kami siagakan mencapai sekitar 240 orang,” jelas Husnul.

BACA JUGA:Transformasi Layanan Akademik, Humaniora UIN Malang Resmi Luncurkan SIUJI

Selain tenaga medis di pos pengamanan, berbagai fasilitas kesehatan di Kota Malang juga dipastikan tetap beroperasi selama libur Lebaran. Rumah sakit, puskesmas, hingga apotek tetap memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk bagi peserta BPJS Kesehatan.

Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum berangkat. Pemudik disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas, terutama jika kondisi tubuh dirasa kurang fit.

Selain itu, pemudik juga dianjurkan membawa obat-obatan pribadi yang biasa dikonsumsi guna mengantisipasi gangguan kesehatan selama perjalanan.

BACA JUGA:'Malam Jumat Keramat' Eks Menag Yaqut Ditahan KPK: Saya Tak Terima Uang Sepeser pun

Di sisi lain, Husnul juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga pola makan setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan, terutama saat merayakan Idul Fitri.

Sumber: