PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Menyusul Agresi Israel–AS ke Iran
Ilustrasi pembacaan Qunut Nazilah --
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdliyin di Indonesia untuk melaksanakan pembacaan Qunut Nazilah dalam setiap salat fardu sebagai respons spiritual atas eskalasi konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Instruksi tersebut disampaikan dalam surat bernomor 51/PB.01/A.II.08.47/99/03/2026 tertanggal 1 Maret 2026.
BACA JUGA:Mengenal Bahaya Social Media Anxiety di Hari Kesehatan Mental Remaja 2 Maret
Surat instruksi ditujukan kepada seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia, Pengurus Cabang NU (PCNU), Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU), pengasuh pondok pesantren di lingkungan Raudhatul Ma’arif NU, serta takmir masjid dan mushala di bawah naungan NU.
Dalam surat tersebut, PBNU memerintahkan agar Qunut Nazilah dibacakan pada rakaat terakhir setiap shalat fardhu, termasuk pada shalat Jumat. Khusus untuk Shalat Subuh, doa Qunut Nazilah dibacakan setelah doa qunut Subuh.
BACA JUGA:Pemdes Bulukerto Grand Launching Batik Kamulyan, Batik Tulis Premium Bermotif Elang Jawa
Langkah ini diambil PBNU sebagai bentuk kepedulian spiritual dan solidaritas umat Islam terhadap dampak konflik yang terjadi di Timur Tengah, khususnya terhadap masyarakat sipil di Iran dan wilayah lain yang terdampak konflik. PBNU berharap doa bersama ini dapat menjadi sarana memohon keselamatan, kedamaian, serta keadilan dunia.
Instruksi itu ditandatangani oleh sejumlah pimpinan tertinggi PBNU, termasuk Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum, dan Sekretaris Jenderal organisasi tersebut.
BACA JUGA:KPP Pratama Kepanjen Genjot Pelaporan SPT ASN, Aktivasi Coretax Dipercepat
Sumber: pbnu
