Imbas Perang Iran, Indonesia Batalkan 21 Penerbangan, Rute ke Timur Tengah Paling Terdampak
Rute penerbangan ke Timur Tengah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dibatalkan, imbas adanya penutupan wilayah udara di wilayah Timur Tengah.--Candra Pratama--
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Sebanyak 21 penerbangan lokal dan internasional di Indonesia dibatalkan imbas perang Iran. Antara lain 4 penerbangan di Bandara Ngurah Rai dan 17 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.
Berdasarkan data otoritas bandara Minggu (1/3) hingga pukul 10.00 WIB, sedianya ada 39 jadwal penerbangan rute Timur Tengah yang terdaftar. Rinciannya, 20 jadwal kedatangan dan 19 keberangkatan. Namun, perkembangan situasi keamanan ruang udara di sana memaksa maskapai mengambil langkah mitigasi drastis.
BACA JUGA:Sosok Khamenei yang 37 Tahun Menjadi Pemimpin Tertinggi Iran
Rute menuju Doha, Qatar, menjadi yang paling terdampak. Enam jadwal penerbangan milik Qatar Airways dan Garuda Indonesia (GA901) resmi dibatalkan. Tak ketinggalan, maskapai raksasa Uni Emirat Arab seperti Emirates dan Etihad Airways juga menghentikan sementara operasional mereka untuk rute Abu Dhabi dan Dubai.
Bahkan, rute religius seperti Jeddah dan Madinah yang biasanya padat oleh jemaah umrah turut terkena imbas. Saudia Airlines mencatat pembatalan pada empat nomor penerbangan (SV822, SV823, SV820, dan SV821). Meski demikian, satu keberangkatan Saudia Airlines SV827 menuju Jeddah tetap berhasil mengangkasa sebelum penyesuaian jadwal diberlakukan secara masif.
Pgs Asst Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap memastikan bahwa meski terjadi pembatalan beruntun, situasi di Terminal 3 tetap terkendali. Tidak ada penumpukan massa yang tak terarah.
"Operasional secara umum tetap aman, tertib, dan kondusif. Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan maskapai untuk penanganan calon penumpang yang sudah terlanjur berada di bandara," ujar Aziz dalam keterangannya.
BACA JUGA:58.873 Jemaah Umrah RI di Saudi Terdampak Perang Iran, Pemerintah Siapkan Skenario Pemulangan
4 Penerbangan di Ngurah Rai yang Dibatalkan
Sementara itu, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi mengatakan, hingga Sabtu (28/2/2026) pukul 21.00 WITA, sejumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal antara lain:
- Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH) ditunda.
- Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) dibatalkan.
- Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) dibatalkan.
- Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH) dibatalkan.
“Kami mengimbau calon penumpang untuk terus berkomunikasi dengan maskapai masing-masing guna memperoleh informasi terbaru terkait jadwal penerbangan,” ujarnya.
Demikian juga operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami penyesuaian besar-besaran. Sebanyak 17 jadwal penerbangan dari dan menuju negara-negara teluk terpaksa dibatalkan.
Pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai Denpasar kini bekerja ekstra bersama AirNav Indonesia untuk memantau dinamika ruang udara internasional. Pengamanan di area obyek vital nasional ini pun ditingkatkan guna mengantisipasi segala kemungkinan.
Sumber:
