Berdayakan Ekonomi Warga, Pemuda RW 11 Kelurahan Sisir Kelola Pasar Ramadan yang Kian Ramai
Salah satu stand di Bazar Ramadhan Jalan Arjuno, Sisir, Kota Batu-panca rp-
BATU, DISWAYMALANG–Semangat kemandirian ekonomi warga RW 11 Kelurahan Sisir, Kota Batu, semakin terlihat nyata melalui pengelolaan pasar takjil yang rutin digelar setiap bulan Ramadan. Di bawah komando para pemuda setempat, kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner berbuka puasa. Tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas.
BACA JUGA:ROMANSA 2026 Sengkaling Hadirkan Bazar Ramadan, Dukung UMKM dan Ragam Kegiatan Edukatif
Ketua Pemuda RW 11 Rafi Kurnia Ramadan, Kamis (26/2) mengungkapkan, antusiasme pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampungnya tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Tercatat, 61 pelaku UMKM turut serta dalam bazar Ramadan kali ini.
"Rinciannya ada sekitar 55 UMKM yang berasal dari warga asli RW 11, ditambah dengan 6 pedagang luar wilayah kami," jelas Rafi saat ditemui di lokasi kegiatan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, Rafi memperkirakan terjadi lonjakan partisipasi dan animo masyarakat hingga 20%.
BACA JUGA:Ira Puspadewi Beri Kuliah Tamu 'Tips Inovasi dalam Kepemimpinan' di Fakultas Vokasi UB
Hal yang menarik dari kegiatan ini adalah seluruh operasionalnya dikelola secara mandiri oleh sekitar 8 orang pemuda dari RW 11. Tugas mereka mencakup pengaturan tata letak stan pedagang, pengelolaan area parkir, hingga memastikan kebersihan lokasi.
Kegiatan pasar Ramadan ini berlangsung setiap hari mulai pukul 14.00 WIB untuk tahap persiapan, dan berakhir tepat pukul 18.00 WIB (waktu berbuka puasa). Sesuai aturan yang berlaku, setelah jam operasional berakhir, area jalan harus sudah kembali bersih dari lapak pedagang.
BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Kata, Inilah Makna Mendalam di Balik Hari Carpe Diem
Untuk menjaga legalitas dan ketertiban, pihak pemuda juga telah mengantongi izin resmi dari berbagai instansi terkait. Mulai tingkat Kelurahan, Kecamatan, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga kepolisian setempat (Polsek).
Kegiatan Bazar Ramadan yang dilaksanakan di sepanjang jalan Arjuno ini tidak sekadar ajang jual beli, pengelolaan pasar ini juga memiliki dimensi sosial. Rafi menjelaskan bahwa kontribusi atau uang hasil Bazar ini dikumpulkan oleh pemuda tidak masuk ke kantong pribadi, melainkan digunakan untuk kegiatan organisasi dan sosial.
"Hasil kontribusi ini kami gunakan untuk persiapan kegiatan 17 Agustus dan program sosial, seperti pembagian sembako bagi para janda dan warga yang membutuhkan di lingkungan RW 11," ungkap Rafi. Pembagian bantuan tersebut biasanya dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri.
BACA JUGA:Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional
Dengan manajemen yang tertata dan semangat kekeluargaan, pasar Ramadan RW 11 Sisir tidak hanya menjadi destinasi berburu takjil bagi wisatawan dan warga Kota Batu, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana pemuda dapat menggerakkan roda ekonomi sekaligus menjaga kepedulian sosial di lingkungannya.
Sumber:
