Menu MBG Ramadan Kota Malang Dievaluasi, Dinkes Sebut Unsur Gizi Sudah Lengkap
Menu MBG yang Dibagikan kepada para siswa--
BLIMBING, DISWAYMALANG.ID–Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama Ramadan di Kota Malang telah memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan siswa. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif usai melakukan evaluasi terhadap menu MBG.
Program MBG mulai didistribusikan sejak Senin (23/2) dengan penyesuaian menu berupa makanan kering agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa. Evaluasi dilakukan menyusul perhatian publik terhadap komposisi dan porsi makanan yang diterima siswa.
BACA JUGA:MTsN 1 Kota Malang Buka Pendaftaran 3–12 Maret 2026, Kuota Hanya 154 Siswa
Menurut Husnul, dari hasil peninjauan komposisi menu, kandungan gizi dalam paket MBG sudah mencakup unsur utama kebutuhan harian.
“Tadi dilihat sudah ada buah di dalamnya untuk memenuhi mineral dan vitamin, kemudian ada roti sebagai unsur karbohidrat, ada tempe atau telur puyuh untuk protein. Sebagian besar kandungan gizi di MBG sudah terpenuhi,” ujarnya, Rabu (25/2).
Ia menjelaskan, keberadaan buah, sumber karbohidrat, serta protein nabati maupun hewani menunjukkan komposisi menu telah disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi.
Meski demikian, Husnul menyebut pengaturan porsi bukan menjadi kewenangan Dinkes. “Kalau porsi sudah ada yang mengatur dari SPPG, tapi yang jelas semua unsur gizi sudah ada. Mungkin akan lebih baik lagi jika ditambahkan susu,” tambahnya.
BACA JUGA:Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Ditetapkan Baznas Rp7.640.144 per Bulan
Diketahui, menu MBG Ramadan yang dibagikan di salah satu sekolah berisi pisang, roti, telur puyuh, dan kacang rebus. Makanan dikemas dalam tas kain dan dibagikan kepada siswa saat pulang sekolah untuk dikonsumsi saat berbuka.
Dinkes Kota Malang memastikan akan terus memantau pelaksanaan program MBG agar tetap memenuhi standar kesehatan dan kebutuhan gizi siswa selama Ramadan.
Sumber:
