1 tahun disway

Gegara Juru Kunci Makam Pindah Puluhan Nisan, Warga Dusun Cembo Geger

Gegara Juru Kunci Makam Pindah Puluhan Nisan, Warga Dusun Cembo Geger

Heboh juru kunci geser puluhan nisan untuk pelebaran jalan ke makam memicu keresahan warga. --

BUMIAJI, DISWAYMALANG.ID--Warga Dusun Sumbersari, Giripurno Kecamatan Bumiaji, Kota Batu marah dan gelisah akibat ulah tiga juru kunci makam setempat. Pasalnya, mereka memindah-mindah nisan tanpa musyawarah dengan keluarga ahli kubur.

BACA JUGA:Pohon Trembesi Diameter 1 Meter Tinggi 15 meter Roboh di Tengah Jalan Patimura, Kota Batu

Kekesalan ahli kubur diunggah di beberapa platfom media sosial seperti Facebook, Tiktok, dan Instagram, pada Senin (23/2) sehingga menjadi viral. 

Berdasar pantauan Disway Malang di Lapangan, memang telah terjadi perubahan puluhan nisan. Puluhsan nisan digeser karena tanah yang lurus dengan posisi kepala jenazah dijadikan jalan.  

BACA JUGA:44 Penerima Beasiswa LPDP Belum Kembali ke Indonesia, Diduga Mangkir dari Kewajiban Mengabdi!

Ketua RW 12 Dusun Sumbersari Slamet, Selasa (24/2), menuturkan, pagi tadi beberapa polisi mendatangi makam untuk menenangkan keluarga para ahli kubur yang tidak terima batu nisannya dipindahkan.

"Memang ada beberapa orang datang ke makam mempermasalahkan kasus tersebut dan pihak kepolisian berusaha menenangkan.” kata Slamet.

BACA JUGA:Semangati Si Kecil Puasa Setengah Hari, Ini 4 Doa Ramadan yang Bisa Diajarkan

Menurut Slamet, setelah ditelusuri, sumber permasalahannya adalah juru kunci makam, yakni Abah Nanto, Muslimin, dan Sukari. Mereka akan membuat jalan agar lebar dengan tujuan ahli kubur saat ke makam menjadi leluasa.

BACA JUGA:Awal Maret Nanti, 3 Hari Apple Luncurkan 5 Produk: Macbook, iPhone 17e, hingga iPad Air

Namun ketiga juru kunci yang ber-SK dari desa ini tidak bermusyawarah dahulu dengan RT, RW, dan warga. Mereka langsung bertindak sendiri. "Inilah yang membuat warga kesal atas tindakan juru kunci makam," ungkap Slamet.

Atas kejadian ini, pihak desa telah mengadakan musyawarah dengan warga, RT, dan RW untuk membahas penyelesaiannnya. Senin malam, musyawarah bertempat di Balai Dusun Sumbersari dihadiri warga, juru kunci, aparat keamanan dan perangkat desa Giripurno.

"Akhirnya juru kunci makam yang memiliki SK pengangkatan dari desa, yaitu Abah Nanto, Muslimin, dan Sukari, diganti dengan juru kunci yang baru. Selain itu tuntutan keluarga ahli kubur, posisi batu nisan harus dikembalikan seperti semula," papar Slamet.

Sumber: