1 tahun disway

Jelang Tarawih di Masjid Al Ihsan SPI, Ustaz Mahfud Ingatkan Jemaah soal Bekal Akhirat

Jelang Tarawih di Masjid Al Ihsan SPI, Ustaz Mahfud Ingatkan Jemaah soal Bekal Akhirat

Ustadz Mahfud Afandi Tausiah Di Masjid Al Ihsan Perum SPI --

SUKUN, DISWAYMALANG.ID–Memasuki hari pertama puasa Ramadan 1447 hijriah, jemaah di Masjid Al-Ihsan, Perumahan Sukun Pondok Indah (SPI), Kota Malang, mengikuti tausiah keagamaan usai salat Isya sebelum pelaksanaan salat tarawih, Kamis (19/2).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian ibadah pada malam pertama Ramadan. Tausiah yang disampaikan menekankan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat serta memanfaatkan bulan suci sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah.

BACA JUGA:Hotel Savana Malang Luncurkan Iftar Package ‘Lentera Ramadan’, Sajikan Menu Asia-Nusantara

Dalam ceramahnya, penceramah mengingatkan jemaah agar mensyukuri kesempatan menjalani Ramadan tahun ini. Ia menyampaikan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan setiap manusia akan kembali kepada Allah Swt untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

Tausiah disampaikan oleh Mahfud Afandi sebelum salat tarawih berjamaah dimulai. Ia mengajak jemaah untuk mensyukuri nikmat usia dan kesempatan beribadah yang masih diberikan Allah Swt selama bulan Ramadan.

BACA JUGA:60 Masjid di Malang Raya Siapkan Buka Puasa Gratis selama Ramadan 1447 H

Menurutnya, kehidupan di dunia bersifat sementara dan menjadi bagian dari proses menuju kehidupan setelah kematian. Karena itu, setiap umat Islam diimbau untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan memperbaiki kualitas amal.

“Setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah Swt. Yang perlu kita syukuri adalah kesempatan beramal, memperbanyak ibadah, serta memohon ampun atas kesalahan yang telah dilakukan,” ujarnya di hadapan jemaah.

Ia menjelaskan, terdapat dua hal penting dalam meraih ampunan Allah SWT, yakni kesungguhan dalam menjalankan ibadah dan keikhlasan dalam memohon ampun. Kedua hal tersebut dinilai menjadi kunci untuk memperoleh rahmat dan pengampunan.

BACA JUGA:9 Pasar Takjil di Malang yang Bikin Ramadan Makin Hangat dan Berwarna

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa setiap amal perbuatan memiliki konsekuensi dan nilai di sisi Allah Swt. Amal yang dilakukan dengan niat yang tulus akan menjadi kebaikan di kemudian hari, sedangkan kelalaian dalam beribadah dapat menimbulkan penyesalan.

Suasana tausiah berlangsung khidmat dan diikuti jemaah dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ceramah sebelum tarawih tersebut merupakan agenda rutin yang digelar selama Ramadan sebagai bagian dari pembinaan spiritual bagi jemaah.

Melalui tausiah tersebut, diharapkan jemaah semakin meningkatkan kesadaran untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.

Sumber: