4 Februari Hari Kanker Sedunia, Terbanyak di RI Kanker Payudara, Paru-Paru, Serviks, dan Kolorektal
4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia--iStock
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Setiap tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day). Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendorong upaya pencegahan dan deteksi dini.
Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan penandatanganan Piagam Paris Melawan Kanker pada tahun 2000. Piagam ini menjadi simbol komitmen global untuk mengurangi angka kematian akibat kanker dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
BACA JUGA:WHO Konfirmasi Temuan Virus Nipah di India, Belum Ada Antivirusnya, Indonesia Siaga
Untuk periode 2025–2027, Hari Kanker Sedunia mengusung tema United by Unique. Tema ini menekankan bahwa setiap pasien kanker memiliki pengalaman dan kebutuhan yang berbeda, sehingga penanganan kanker perlu menempatkan manusia sebagai pusat layanan serta menjadikan cerita pasien sebagai bagian penting dalam perawatan.
Statistik Kasus Kanker di Indonesia
Di Indonesia, kanker masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama. Berdasarkan data nasional, diperkirakan terdapat lebih dari 408 ribu kasus baru kanker setiap tahunnya dengan hampir 243 ribu kematian akibat kanker. Jenis kanker yang paling banyak ditemukan antara lain kanker payudara, serviks, paru-paru, dan kolorektal (usus besar atau bagian terbawah usus besar yang terhubung ke anus atau rektum).
BACA JUGA:Mulai Tahun 2026, Cek Kesehatan Gratis Ditindaklanjuti Penanganan Medis Gratis
Di tingkat lokal, data Dinas Kesehatan Kota Malang menunjukkan bahwa kanker payudara dan kanker serviks menjadi jenis kanker yang paling banyak tercatat. Pada tahun 2021, jumlah kasus kanker payudara di Kota Malang mencapai sekitar 360 kasus, disusul kanker serviks dengan puluhan kasus. Kondisi ini menunjukkan bahwa kanker juga menjadi perhatian serius di daerah.
Upaya Pencegahan Kanker
Selain meningkatkan kesadaran, peringatan Hari Kanker Sedunia juga menekankan pentingnya upaya pencegahan. Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, menghindari rokok, serta membatasi konsumsi alkohol.
Deteksi dini juga berperan penting dalam menurunkan risiko kematian akibat kanker. Pemeriksaan kesehatan secara berkala, seperti pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) untuk kanker serviks, dapat membantu menemukan kanker pada tahap awal sehingga peluang penanganan lebih besar.
Peringatan Hari Kanker Sedunia diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta berperan aktif dalam pencegahan kanker. Dengan kesadaran dan tindakan bersama, beban kanker di Indonesia dapat ditekan secara bertahap.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Kering, Ini Alasan Mengapa Rambut Bercabang dan Cara Mengatasinya
Sumber: berbagai sumber
