Dirut BEI Iman Rachman Mundur usai IHSG Anjlok, Purbaya: Memang Salah Fatal
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri usai dua hari berturut-turut IHSG anjlok parah.-Ist---
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mundur dari jabatannya usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok.
"Saya sebagai direktur dan utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jumat, 30 Januari 2026.
la berharap IHSG bisa kembali pulih sebagaimana pada pembukaan hari ini. "Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita ịadi lebih baik," imbuhnya.
BACA JUGA:Riandha Travel Malang Usung Umrah Tanpa Riba dan Skema Ramah Jemaah
Sebagai informasi, IHSG anjlok selama dua hari terakhir hingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada Rabu, 28 Januari 2026 sore, IHSG ditutup di level 8.320, terperosok 659,67 poin atau minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya.
Selanjutnya, terkait proses administrasi, Iman menerangkan akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. “Nanti akan ada sementara (pelaksana tugas) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru," ujar pria yang menjabat Dirut BEI sejak RUPST 29 Juni 2022 ini.
Purbaya: Memang Kesalahan Fatal!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut mundurnya Dirut BEI Iman Rachman mendapat sentimen positif. Ia menilai saat ini adalah waktu yang tepat bagi investor untuk kembali masuk ke pasar saham.
"Wah ini sentimen positif. Buat yang ngerti, saatnya serok-serok," ungkap Purbaya di Kantor Pusat BPI Danantara, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Lebih lanjut, Purbaya mengatakan kesalahan Iman saat menjabat sebagai Dirut BEI sangat fatal. Sebab, kata Purbaya, Iman tak menindaklanjuti masukan dari Morgan Stanley Capitol International (MSCI).
Purbaya mengatakan hal tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok. "Karena dia kan tidak nge-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan dia yang fatal disitu, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin," ujar dia.
Ia menyebut jika tidak segera diperbaiki maka bisa mengganggu ke lainnya. "Kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain. Dia anggapnya ekonominya nggak stabil," ungkapnya.
Ia mencontohkan sudah berupaya memperbaiki ekonomi RI. Salah satunya adalah dengan mencopot orang-orang tak perform di sejumlah lembaga salah satunya bea cukai. "Padahal kan saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh. Kemarin kan orang bea cukai saya ganti 34-35 orang," sambungnya.
Sumber: disway.id









