1 tahun disway

Pemkot Malang Pastikan Pembangunan Permanen Jembatan Sonokembang Dimulai Februari 2026

Pemkot Malang Pastikan Pembangunan Permanen Jembatan Sonokembang Dimulai Februari 2026

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto.--

BLIMBING, DISWAYMALANG.ID--Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan pembangunan permanen Jembatan Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, akan mulai dikerjakan pada Februari 2026. Proyek ini direalisasikan setelah selama bertahun-tahun jembatan tersebut hanya menggunakan konstruksi sementara.

BACA JUGA:Segera Klaim Item Gratis! 25 Kode Redeem FC Mobile 29 Januari 2026 Terbaru

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto. Ia menyebut pembangunan Jembatan Sonokembang menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur lalu lintas sekaligus pengendalian aliran sungai di kawasan tersebut.

“Bulan depan, pembangunan Jembatan Sonokembang sudah bisa kami mulai,” kata Dandung, Kamis (29/1).

Menurut Dandung, pembangunan jembatan permanen ini tidak hanya menggantikan struktur lama. Tetapi juga mencakup pelebaran serta peninggian jembatan sekitar satu meter.

Penyesuaian elevasi dilakukan agar jalan menjadi lebih landai serta aliran sungai di bawah jembatan tetap lancar, terutama saat debit air meningkat.

“Jembatan akan dibuat lebih tinggi agar aliran sungai tetap lancar dan tidak mudah tertahan sampah ketika debit air naik,” jelasnya.

BACA JUGA:Tembus Rp48 Juta! Harga Galaxy Z TriFold, Jadi Smartphone Termahal Samsung

Secara teknis, jembatan permanen Sonokembang dirancang memiliki lebar sekitar 9 meter dan panjang sekitar 17 meter. Jembatan ini juga akan dilengkapi trotoar di sisi kanan dan kiri dengan lebar sekitar satu meter untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Selain itu, DPUPRPKP Kota Malang akan melakukan penguatan fondasi dan sayap jembatan guna memastikan konstruksi mampu menahan beban kendaraan dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Tips Menjaga Kucing Tetap Sehat dan Bebas Flu di Tengah Musim Hujan

Untuk mendukung proyek tersebut, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Malang. Selama proses pembangunan berlangsung, jembatan bailey yang saat ini digunakan warga akan tetap difungsikan agar aktivitas lalu lintas tidak terganggu.

Jembatan sementara tersebut baru akan dibongkar setelah jembatan permanen rampung dibangun dan resmi difungsikan. Adapun durasi pengerjaan proyek diperkirakan lima hingga enam bulan.

“Untuk pengerjaan jembatan permanen diperkirakan memakan waktu sekitar lima hingga enam bulan,” tandas Dandung. 

Sumber: