Pemkot Batu Berhasil Fasilitasi Lima Ijazah Yang Ditahan Perusahaan
BATU, DISWAYMALANG.ID--Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berhasil memfasilitasi penyelesaian permasalahan penahanan ijazah terhadap lima tenaga kerja asal Kota Batu oleh salah satu perusahaan di Kota Batu. Sebagai tindak lanjut, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyerahkan kembali ijazah para pekerja tersebut di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Balai Kota Among Tani, Rabu (28/1/).
Lima tenaga kerja yang menerima kembali ijazahnya adalah Daffa Syarif Fadilla, Miftahul Rizki Izzah, Sandhya Bayu Aji, Siska Kurnia Lidia Ningsih, dan Fajar Nur Rochmat. Penyerahan ijazah tersebut merupakan hasil fasilitasi dan pendampingan Pemerintah Kota Batu sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan, Pemerintah Kota Batu tidak akan menoleransi praktik-praktik yang merugikan dan melanggar hak tenaga kerja. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus hadir memberikan pendampingan bagi para pekerja yang menghadapi permasalahan ketenagakerjaan.
“Pemerintah Kota Batu berkomitmen melindungi hak tenaga kerja. Ijazah merupakan hak pribadi yang tidak boleh ditahan karena sangat berpengaruh terhadap masa depan dan keberlanjutan karier pekerja,” tegas Heli Suyanto.
Dengan diserahkannya kembali ijazah tersebut, Wakil Wali Kota Batu memastikan bahwa hak para pekerja telah dipulihkan. Ia juga mengimbau seluruh pelaku usaha di Kota Batu agar mematuhi ketentuan hukum ketenagakerjaan serta membangun hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.
Miftahul Rizki Izzah, salah satu penerima ijazah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batu atas fasilitasi pengembalian ijazah yang sempat tertahan. Dia menyampaikan bahwa proses pengembalian ijazah tersebut berlangsung secara cepat.
BACA JUGA:Kota Batu Raih UHC Awards Kategori Madya
Ia juga menyampaikan bahwa setelah ijazahnya dikembalikan, dirinya memperoleh beasiswa Program 1.000 Sarjana Pemerintah Kota Batu untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang.
Sumber:
