1 tahun disway

Disporapar Kota Malang: Dedikasi Legenda Arema Kuncoro Harus Jadi Teladan Pemain Muda

Disporapar Kota Malang: Dedikasi Legenda Arema Kuncoro Harus Jadi Teladan Pemain Muda

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang saat memberikan keterangan kepada jurnalis disway--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menegaskan, semangat dan dedikasi almarhum Kuncoro, legenda sepak bola Arema, harus menjadi teladan bagi pemain muda dan junior di Kota Malang.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi, Kamis (22/1), sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Kuncoro terhadap dunia sepak bola, khususnya di Kota Malang.

BACA JUGA:Legenda Arema FC Kuncoro Tutup Usia saat Reuni 100 Tahun Stadion Gajayana

Baihaqi menyebut Kuncoro bukan sekadar mantan pemain profesional, namu figur panutan yang perjalanan kariernya tumbuh dan berakhir bersama Arema. Loyalitas dan konsistensinya dalam membela klub menjadi nilai penting yang patut diwarisi generasi pesepak bola muda.

“Kuncoro adalah legenda sepak bola Kota Malang. Beliau besar di Arema, mengawali karier di Arema, dan mendedikasikan hidupnya untuk sepak bola. Semangat dan dedikasi beliau harus menjadi teladan bagi pemain-pemain junior,” ujar Baihaqi.

BACA JUGA:Wali Kota Malang Berduka, Legenda Arema Kuncoro Wafat Usai Serangan Jantung

Menurutnya, warisan utama yang ditinggalkan Kuncoro tidak hanya berupa prestasi di lapangan, tetapi juga nilai perjuangan, disiplin, mental juara, serta kecintaan terhadap sepak bola. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk membentuk karakter atlet muda di tengah persaingan sepak bola modern.

Baihaqi berharap para pemain usia dini dan junior di Kota Malang dapat menjadikan sosok Kuncoro sebagai inspirasi untuk terus berlatih secara konsisten, meningkatkan kemampuan teknis, serta menjaga sikap dan etika sebagai atlet profesional.

BACA JUGA:Laga Sore Hari Ini, Persikoba Waspadai Kebangkitan Persedikab Kediri

“Kami berharap pemain muda di Kota Malang terus bersemangat, meningkatkan skill, dan memiliki karakter kuat. Dengan begitu, mereka bisa meneruskan perjuangan dan nilai-nilai yang telah ditunjukkan oleh almarhum Kuncoro,” tegasnya.

Disporapar Kota Malang, lanjut Baihaqi, berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga melalui berbagai program kepemudaan, termasuk pengembangan sepak bola usia dini dan pembinaan atlet berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk melahirkan pesepak bola yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas.

BACA JUGA:Persikoba Awali Laga Babak 16 Besar dengan Menang 2-1 atas Triple's Kediri

Kuncoro dikenal luas sebagai salah satu ikon dan legenda Arema yang memiliki loyalitas tinggi terhadap klub. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi insan sepak bola Malang, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan konsistensi dalam dunia olahraga. 

Sumber: