Kepala BPOM Tanggapi Viral Susu UHT Rekombinasi untuk MBG: Yang Penting Aman, Bergizi, dan Bermutu
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, memastikan susu UHT bertuliskan SUSU SEKOLAH dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi anak-Istimewa---
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Viral di media sosial kehadiran susu UHT bermerk 'Susu Sekolah' yang dibagikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Netizen menyoroti komposisinya yang menyebut bahwa susu itu rekombinasi. Sehingga, banyak yang menilai, susu UHT itu tidak layak dikonsumsi.
Namun, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa baik atau buruknya produk susu tidak bisa hanya dilihat dari label rekombinasi. Namun, harus merujuk pada standar keamanan pangan yang ketat.
BACA JUGA:MBG Tetap Lanjut selama Ramadan, Menu Didesain Tahan 12 Jam, Dibawa Pulang untuk Berbuka
"Untuk mengukur susu itu baik atau tidak, ada standarnya. Standar pertama adalah keamanan. Apakah susu itu memicu keracunan atau gangguan pencernaan tidak? Itu wajib dipenuhi, baik untuk susu segar maupun olahan," ujar Taruna, saat ditemui di SDN Jati 05 Pagi, Rabu 21 Januari 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa susu rekombinasi—yaitu susu yang diolah kembali dengan menambahkan air, protein, atau zat gizi lainnya tetap memiliki standar kualitas di BPOM.
BACA JUGA:Ada Android dan iPhone, Deretan HP Ini Tak Bisa untuk WhatsApp Mulai 2026
Isu bahwa susu rekombinasi adalah produk bermutu rendah ditepis dengan menekankan pada aspek nilai gizi.
BPOM memfokuskan pengawasan pada apakah produk tersebut mampu memenuhi target program MBG, yakni mencegah kekurangan nutrisi dan menangani gangguan pertumbuhan atau growth faltering.
"Bagi kami, apakah itu susu pasteurisasi atau susu segar, tidak masalah selama kandungan gizinya sesuai standar. Kami fokus pada kualitas gizinya. Jangan sampai karena kesalahan kecil dalam pengolahan, manfaatnya jadi hilang," tutur Taruna.
BACA JUGA:Deretan HP Murah, Tahan Banting dan Anti-Air, Worth It untuk Aktivitas Outdoor
Sumber: disway.id
