Green Day Siap Guncang Pembukaan Super Bowl LX di Tengah Polemik Halftime Show Bad Bunny
Poster Super Bowl LX yang akan dibintangi oleh Green Day--instagram/rockfeednet
MALANG, DISWAYMALANG.ID--National Football League (NFL) secara resmi mengonfirmasi bahwa band rock legendaris, Green Day, akan menjadi pembuka kemeriahan Super Bowl LX. Ajang final American football paling bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, pada Februari 2026 mendatang.
Kehadiran band asal California ini menjadi sorotan utama, terutama karena momen ini bertepatan dengan perayaan enam dekade sejarah perjalanan Super Bowl.
Penampilan ini terasa sangat emosional bagi Billie Joe Armstrong dan kawan-kawan. Lokasi stadion hanya berjarak sekitar satu jam dari Rodeo, kota kelahiran mereka. Armstrong menyatakan rasa bangganya dapat menyambut para MVP yang telah mengukir sejarah NFL tepat di rumah sendiri.
BACA JUGA:Lirik dan Terjemahan 'Crown' Milik EXO, Lagu Comeback setelah Wajib Militer
"Kami sangat antusias membuka Super Bowl 60 di halaman belakang kami sendiri," ujar Billie Joe Armstrong kepada Entertainment Weekly. Green Day dijadwalkan tampil dalam seremoni pembukaan yang megah untuk mengiringi masuknya para pemain terbaik dari berbagai generasi ke lapangan hijau.
Di sisi lain, pengumuman Green Day muncul di tengah gelombang kritik publik terkait pemilihan Bad Bunny sebagai bintang utama Halftime Show. Musisi asal Puerto Rico tersebut memicu perdebatan sengit, terutama dari kalangan konservatif di Amerika Serikat.
BACA JUGA:Warna Mirip iPhone 17 Pro, Ini Detail Honor Magic 8 Pro Air yang Bakal Rilis di Indonesia
Kritik mencuat karena mayoritas karya Bad Bunny dibawakan dalam bahasa Spanyol. Salah satu suara vokal datang dari mantan pembalap Danica Patrick, yang menilai lagu berbahasa non-Inggris kurang tepat ditampilkan dalam acara televisi dengan rating tertinggi di AS tersebut.
Selain isu bahasa, sikap politik Bad Bunny juga menjadi pemicu tensi. Musisi berusia 31 tahun ini dikenal vokal mengkritik kebijakan imigrasi dan politik luar negeri Amerika Serikat.
Ketegangan semakin memuncak setelah penasihat keamanan, Corey Lewandowski, merespons sikap politik sang musisi dengan pernyataan keras mengenai kebijakan imigran.
BACA JUGA:CORTIS Resmi Jadi Bagian ‘Friends of the NBA’, Siap Guncang Panggung All-Star 2026 di Los Angeles
Meski dibayangi kontroversi, NFL tetap berkomitmen menyajikan hiburan yang inklusif dan beragam. Selain Green Day dan Bad Bunny, sejumlah musisi papan atas lainnya telah dikonfirmasi akan memeriahkan acara pregame.
Nama-nama seperti Charlie Puth, Brandi Carlile, hingga Coco Jones dipastikan akan mengambil bagian dalam rangkaian pertunjukan sebelum laga dimulai.
Sumber: harian disway
