1 tahun disway

Anggaran Riset Kampus Ditambah Rp4 T dari APBN, Fokus Riset Kejar Swasembada Pangan-Energi

Anggaran Riset Kampus Ditambah Rp4 T dari APBN, Fokus Riset Kejar Swasembada Pangan-Energi

Presiden menambah alokasi dana riset hingga Rp4 Triliun memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas.-Disway/Anisha Aprilia---

 

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Presiden Prabowo Subianto menambah alokasi dana riset dan inovasi untuk seluruh perguruan tinggi hingga Rp4 Triliun. Mulanya, dana riset itu hanya dialokasikan Rp8 Triliun atau setara dengan 0,34% dari APBN kita.

"Tadi dalam pertemuan ada beberapa yang disampaikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden telah mengambil beberapa keputusan. Salah satunya adalah dana riset di perguruan tinggi itu nilainya hanya Rp8 triliun, itu setara dengan 0,34% dari APBN kita," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 15 Januari 2026.

BACA JUGA:Tim Semeru UM Torehkan Dua Prestasi Penting di 2025, Optimistis Wujudkan Cetak Biru Transportasi Masa Depan

Karena itu, Presiden menambah alokasi dana riset hingga Rp4 Triliun memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas.

"Oleh karena itulah dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar 4 triliun, yang harapannya ini dapat memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN," ungkapnya.

Ia menjelaskan riset-riset tersebut difokuskan untuk mengejar swasembada pangan. Kemudian mengejar swasembada energi. , yang ketiga mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi.

"Hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran yang tentunya membutuhkan sumber daya-sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," imbuhnya.

BACA JUGA:UB Anugerahkan Lifetime Achievement Awards pada Puncak Dies Natalis ke-63, Apresiasi Dedikasi sepanjang Hayat

Kumpulkan 1.200 Akademisi, Percepat Pemenuhan Kebutuhan Dokter

Sebelumnya, Presiden Prabowo menggelar pertemuan tertutup dengan sekitar 1.200 rektor, dekan, dan guru besar dari perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) se-Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Agenda utama pertemuan ini mencakup percepatan pemenuhan kebutuhan dokter nasional hingga peningkatan kualitas dan efisiensi pembiayaan pendidikan tinggi.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan, salah satu isu krusial yang dibahas adalah kekurangan tenaga dokter di Indonesia yang jumlahnya masih sangat besar.

“Diskusinya sudah dimulai oleh Kementerian Diktisaintek, misalnya terkait bagaimana kita mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter kita. Berdasarkan data, kita masih kekurangan hampir di atas 100.000 dokter,” ujar Prasetyo.

BACA JUGA:UB Luncurkan Inovasi Jamu Herbal dan Parfum Berbasis Riset pada Dies Natalis ke-63

Selain sektor kesehatan, Presiden Prabowo juga akan menyoroti peningkatan kualitas perguruan tinggi secara menyeluruh.  Pembahasan meliputi mutu dosen, sarana dan prasarana, hingga penguatan kapasitas institusi pendidikan tinggi agar mampu bersaing dan berkontribusi lebih besar bagi pembangunan nasional.

“Termasuk kita sedang menghitung dan berpikir bagaimana bisa mengurangi beban operasional di setiap Perguruan Tinggi Negeri,” jelas Prasetyo.

Ia menegaskan, kebijakan pendidikan tinggi tetap berpijak pada amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itu, pemerintah berupaya mencari skema agar universitas dapat berkembang tanpa membebani masyarakat, khususnya mahasiswa.

BACA JUGA:Prof Agustin Krisna UB Raih Grant Perdana NEDO Jepang, Riset Limbah Sawit Jadi Bioetanol Berkelanjutan

Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyebut pertemuan ini sebagai momen bersejarah.  Ia menilai belum pernah ada presiden yang secara khusus mengumpulkan akademisi dari berbagai universitas dalam jumlah sebesar ini.

“Pada hari ini bapak presiden mengumpulkan sekitar sudah hadir ini 1.200 pada hari ini, jadi banyak sekali yang hadir dan juga dikhususkan bagi bidang sosial humaniora,” kata Stella.

Sumber: disway.id