1 tahun disway

Natal dan Tahun Baru 2026, Umat Kristiani di Perumahan Sukun Pondok Indah Perkuat Toleransi

Natal dan Tahun Baru 2026, Umat Kristiani di Perumahan Sukun Pondok Indah Perkuat Toleransi

Dr. Suyadi, S.Pd., M.M. Anggota DPRD Kota Malang saat memberikan sambutan--

SUKUN, DISWAYMALANG.ID–Umat Kristiani di Perumahan Sukun Pondok Indah (SPI), Kecamatan Sukun, Kota Malang, menggelar perayaan Natal sekaligus penyambutan Tahun Baru 2026 di Gedung Restorasi Partai NasDem, Kota Malang, pada Senin (12/1). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Perayaan tersebut diikuti jemaat lintasgereja serta dihadiri tokoh masyarakat setempat. Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan ibadah Natal dan dilanjutkan kebersamaan warga menyambut pergantian tahun.

Ketua Panitia Perayaan Yudi Suyono mengatakan kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur umat Kristiani sekaligus sarana mempererat persaudaraan antarwarga di lingkungan Sukun Pondok Indah.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat yang majemuk,” ujar Yudi.

BACA JUGA:Progres 95 Persen, Alun-Alun Kota Malang Ditarget Dibuka Akhir Januari 2026

Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk anggota DPRD Kota Malang Komisi D Dr. Suyadi, S.Pd., M.M., serta Partai NasDem yang memfasilitasi penggunaan Gedung Restorasi untuk kegiatan warga.

Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Tenter, yang dalam khotbahnya menekankan nilai-nilai kehidupan sebagai pedoman umat dalam membangun relasi sosial yang harmonis dan saling menghargai perbedaan.

Sementara itu, Ketua RW 07 Perumahan Sukun Pondok Indah, Rianto, menyebut penggunaan Gedung Restorasi Partai NasDem untuk kegiatan warga merupakan yang pertama kali dilakukan dalam skala besar. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.

BACA JUGA:Bansos Rawan Salah Sasaran, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Kebut Pemutakhiran Data Warga

“Kami bersyukur kegiatan warga bisa difasilitasi di tempat ini. Ke depan, semoga gedung ini dapat menjadi ruang bersama yang mendukung kebersamaan dan kemajuan lingkungan,” kata Rianto.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Suyadi, S.Pd., M.M. menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Malang yang memiliki latar belakang masyarakat beragam.

“Nilai saling menghormati dan menghargai perbedaan harus terus dijaga agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis,” ujarnya. 

Sumber: