Meski Masih Nihil, Harus Tetap Waspada Terhadap Super Flu
dr. Susana Indahwati, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu--
BATU, DISWAYMALANG.ID - Sampai dengan saat ini kota Batu masih aman dari infuenza A (H3N2) subclade K atau dikenal dengan Super Flu. Varian baru ini lebih agresif, mudah menular dan berpotensi menimbulkan gejala flu berat. Terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta penderita penyakit penyerta.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan.
Hak tersebut dikatakan Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu adalah dr Susana Indahwati, Senin (12/1).
Namun demikian, Dinkes tetap mengingatkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta protokol kesehatan.
BACA JUGA:62 Kasus Super Flu di Indonesia, Wamenkes Pastikan Masih Aman
Susana mengatakanbupaya pencegahan tidak jauh berbeda dengan penanganan penyakit virus pernapasan lainnya. Kuncinya ada pada kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
"Mulai rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, memakai masker terutama saat berada di tempat keramaian, hingga menerapkan etika batuk dan bersin yang benar," kata Susan, panggilannya.
Dia meanjutkan, jika merasa kurang sehat, maka segera ke Puskesmas atau pelayanan kesehatan lain dan menggunakan masker agar tidak menularkan pada orang lain. "Konsumsi makanan bergizi, bila diperlukan konsumsi vitamin serta istorahat yang cukup," ungkap Susan.
Selain dalam betuk imbauan kepada masyarakat, Dinkes juga berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan. Baik Puskesmas maupun rumah sakit. Dilakukan untuk mendeteksi secara dini apabila muncul kasus dengan gejala flu berat yang mengarah pada influenza A subclade K.
BACA JUGA:Waspada Super Flu di Awal 2026, Influenza A H3N2 Subclade K Terdeteksi dan Menyebar di Indonesia
Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala flu yang tidak biasa. Seperti demam tinggi berkepanjangan, sesak napas, atau kondisi tubuh yang semakin melemah.
Hingga kini belum ada langkah pencegahan khusus yang secara spesifik ditujukan untuk super flu. Virus tersebut dapat menyerang siapa saja. Terutama mereka yang memiliki kondisi tubuh kurang bugar atau daya tahan tubuh yang rendah.
Sebagaimana penyakit virus yang lain, kata Susan, orang-orang dengan daya tahan tubuh yang lemah akan lebih rentan terserang penyakit akibat virus.
"Masyarakat tidak perlu panik, namun juga tidak menganggap remeh, dengan tetap menjaga kesehatan dan menerapkan PHBS dalam aktivitas sehari-hari," pungkasnya.
BACA JUGA:Emil Dardak Tegaskan Belum Ada Super Flu di Malang Raya, Warga Diminta Tak Panik
Sumber:
