1 tahun disway

Budayawan dan Seniman Kecamatan Bumiaji Dirikan Labuni Bumiaji

Budayawan dan Seniman Kecamatan Bumiaji Dirikan Labuni Bumiaji

Pembentukan Lembaga Adat, Budaya, dan Seni Bumiaji (LABUNI BUMIAJI) di Dusun Dadapan,Desa Pandanrejo, kota Batu-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID--Tokoh seni dan budaya di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu mendirikan Lembaga Adat, Budaya, dan Seni Bumiaji (Labuni Bumiaji).

Camat Bumiaji Thomas Maydo hadir dan memimpin proses pembentukan pengurus forum tersebut di kediaman Suyono, pegiat budaya dan representasi lembaga adat setempat di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo.

Kehadiran Camat beserta jajaran stafnya menegaskan komitmen kuat pemerintah kecamatan dalam mendukung setiap inisiatif pelestarian budaya.

BACA JUGA:Warga Sabrang Bendo, Kota Batu Wujudkan Rasa Syukur dengan Bekti Bumi

Suyono mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Camat Bumiaji. 

“Atas nama masyarakat adat dan pelaku budaya Bumiaji, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat beserta staf. Kehadiran Bapak bukan hanya sebagai bentuk dukungan administratif, tetapi juga sebagai penyemangat bagi kami untuk lebih bersinergi,” ujarnya.

Camat Bumiaji berharap Labumi dapat menjadi wadah pemersatu yang efektif bagi seluruh ekspresi adat, seni, dan budaya yang tersebar di 9 desa di Kecamatan Bumiaji.

BACA JUGA:Tercapai! Kesepakatan Warga Giripurno dan Yayasan Al Hikmah terkait 'Konflik' Sumber Air dan Fasilitas Umum

Selama ini, banyak potensi lokal yang bergerak secara parsial dan terbatas lingkup desanya. Kehadiran forum tingkat kecamatan diharapkan dapat membangun jaringan, memfasilitasi pertukaran ide, dan menciptakan kolaborasi yang saling menguatkan.

Ditambahkan, Labuni Bumiaji juga diharapkan menjadi penggerak aktif dalam pelestarian nilai-nilai luhur budaya lokal. Dalam era globalisasi dan digitalisasi, ancaman terhadap identitas lokal sangat nyata. Nilai-nilai kearifan lokal, tradisi lisan, kesenian tradisional, ritus adat, dan kerajinan tangan butuh penjagaan yang sistematis dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Satupena Jawa Timur Peduli Bencana di NalaFEST

Forum ini diharapkan mampu merancang program-program yang tidak hanya bersifat dokumentasi. Tetapi juga revitalisasi menghidupkan kembali budaya tersebut dalam konteks kekinian sehingga relevan bagi generasi muda.

Sumber: