1 tahun disway

UB Guest House Lampaui Target 2025 hingga 112 Persen, Ini Strategi dan Peta Jalan Menuju 2026

UB Guest House Lampaui Target 2025 hingga 112 Persen, Ini Strategi dan Peta Jalan Menuju 2026

Kinerja UB Guest House tembus 112% target 2025 di bawah kepemimpinan Hanamay P. Strategi realistis, layanan adaptif, dan arah bisnis 2026.--ubguesthouse.id

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID--Di balik kesibukan operasional UB Guest House, sosok Hanamay P dikenal bukan hanya sebagai general manager, tetapi juga sebagai figur pemimpin yang tumbuh dari bawah. Ia memahami ritme kerja hospitality, dan mampu menerjemahkan target bisnis menjadi kerja kolektif yang terukur.

Unit usaha di bawah naungan Brawijaya Multi Usaha (BMU) ini bahkan disebut sebagai salah satu penyumbang laba terbesar, seperti disampaikan Direktur BMU Edi Ortega dalam wawancara terpisah.

Capaian tersebut bukan hadir secara instan. Ia dibangun melalui kepemimpinan yang disiplin, perencanaan realistis, serta keberanian membaca peluang di tengah perubahan pola konsumsi jasa perhotelan. Terutama pada segmen guest house kampus yang kini tak lagi eksklusif untuk civitas akademika.

Tumbuh dari Sales hingga Pucuk Manajemen

Hanamay P memulai kariernya di dunia perhotelan sejak 2010, dari posisi sales executive dan public relations. Perjalanan panjang itu membentuk kepekaan manajerial yang kuat, bukan hanya pada angka, tetapi pada manusia yang menggerakkan sistem.

“Saya memulai karir dari staff, jadi saya tahu betul bagaimana saya harus bertindak,” ujarnya.

Pengalaman dipimpin oleh beragam karakter atasan, mulai yang otoriter, one man show, hingga pemimpin yang lebih banyak aksi dibanding bicara membentuk pandangannya bahwa tidak ada satu gaya kepemimpinan yang cocok untuk semua situasi.

BACA JUGA:Dua Tahun Berdiri, Kinerja Brawijaya Multiusaha Melonjak: Unit Usaha Berlipat, Laba Tumbuh Dua Digit

“Rasanya tidak ada satu pun tipe pemimpin yang cocok untuk semua waktu, peristiwa, dan periode. Kita harus bisa menjadi pemimpin yang transformational,” katanya.

Kepemimpinan Adaptif dan Keteladanan Nyata

Dalam memimpin UB Guest House, Hanamay memegang prinsip disiplin, integritas, keteladanan, konsistensi, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini tak berhenti di tataran slogan, melainkan diwujudkan dalam praktik sehari-hari.

Ia mencontohkan bagaimana isu jam kerja sempat menjadi hal sensitif di awal kepemimpinannya. Alih-alih menegur, ia memilih memberi contoh.

“Saya datang jam 8 kurang, balik bisa lebih dari 9 jam, bahkan sering pulang di atas jam 7 malam. Secara tidak langsung staff menyadari bahwa saya tidak pernah perhitungan jam kerja,” ujarnya lugas.

Pendekatan ini relevan dengan karakter SDM lintas generasi. Mulai staf senior hingga Gen Z yang membutuhkan pola komunikasi berbeda namun tetap berada dalam satu irama kerja.

BACA JUGA:LPH UB Realisasikan 90 Persen Target 2025, Bidik Capaian Rp4 M di 2026

Di tengah tuntutan profesional, Hanamay memaknai keseimbangan hidup secara lebih substansial. “Keseimbangan sendiri bukan berarti membagi waktu 50:50, tapi bagaimana kita menaruh skala prioritas. Kehadiran itu bukan hanya dinilai secara fisik dan jam kerja, tapi juga energi yang sampai ke level staff.” Pandangan tersebutlah memperkuat citranya sebagai pemimpin yang hadir secara utuh, baik secara struktural maupun emosional.

Capaian 2025: 112 Persen dari Target yang Realistis

Sumber: liputan khusus