1 tahun disway

Kecamatan Sukun Jadi Lokasi Perdana Doa Bersama Akhir Tahun Pemkot Malang

Kecamatan Sukun Jadi Lokasi Perdana Doa Bersama Akhir Tahun Pemkot Malang

Doa bersama perdana di kecamatan sukun, di hadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso, jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimcam Sukun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat--

SUKUN, DISWAYMALANG.ID—Pemerintah Kota Malang memulai rangkaian doa bersama akhir tahun yang digelar serentak di lima kecamatan dengan Kecamatan Sukun sebagai lokasi putaran pertama, Senin malam (5/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda spiritual Pemkot Malang untuk menyambut tahun baru dengan suasana yang lebih khidmat dan reflektif.

Pemkot Malang sebelumnya telah merencanakan pelaksanaan doa bersama di lima titik, masing-masing mewakili lima kecamatan di Kota Malang. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan secara rinci dan terkoordinasi.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya Masih Berpotensi Hujan, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

Dengan konsep sederhana dan religius, doa bersama ini diharapkan menjadi momentum memanjatkan harapan dan doa bersama demi Kota Malang yang aman, damai, dan berkelanjutan pada tahun 2026.

Di Kecamatan Sukun, doa bersama dan refleksi akhir tahun dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Sukun dan dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, jajaran perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Camat Sukun Dian Kuntari menyampaikan bahwa Kecamatan Sukun siap menjadi titik awal pelaksanaan doa bersama tingkat kota. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi ruang evaluasi atas berbagai dinamika yang telah dilalui sepanjang tahun 2025.

BACA JUGA:Pertandingan Liga 4 Jatim Ricuh, Persema Malang Ditahan Imbang Perseta Tulungagung 0–0

“Kecamatan Sukun merasa terhormat menjadi lokasi perdana. Refleksi ini penting agar kita dapat menilai ikhtiar yang telah dilakukan sekaligus menata langkah ke depan dengan lebih bijaksana,” ujar Dian Kuntari.

Ia menegaskan bahwa doa bersama ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada kerja fisik dan kebijakan, tetapi juga membutuhkan kekuatan kebersamaan dan spiritualitas masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam sambutannya menegaskan bahwa doa bersama akhir tahun bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya menyelaraskan ikhtiar dan doa dalam menyongsong tahun 2026.

BACA JUGA:Kota Malang Belum Temukan Superflu, Pemantauan Diperketat di RS dan Puskesmas

“Dengan doa dan kebersamaan, kita berharap seluruh program pembangunan Kota Malang ke depan berjalan lebih baik dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Wahyu.

Rangkaian doa bersama akhir tahun Pemkot Malang akan dilanjutkan di kecamatan Lowokwaru dan Klojen pada selasa (6/1) sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemkot berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan warga sekaligus menciptakan suasana pergantian tahun yang aman, tenang, dan penuh makna.

BACA JUGA:Elon Musk Ancam Konsekuensi bagi Pengguna Ilegal Deepfake Bikini Grok AI

Sumber: