1 tahun disway

Berhasil Kurangi Timbunan Sampah dengan Sistem One Day Process, Tanpa Penimbunan di Landfill

Berhasil Kurangi Timbunan Sampah dengan  Sistem One Day Process, Tanpa Penimbunan di Landfill

Dari Kiri ke Kanan, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Wali Kota Batu Nurochman, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dian Fachroni--

BATU, DISWAYMALANG.ID --Tahun 2025 Kota Batu berhasil mengurangi timbunan sampah sebesar 8.700 ton. Tahun 2024 timbunan mencapai 52.910,59 ton per tahun. Tahun ini, jumlah timbunan sampah tercatat 44.178,87 ton per tahun.

Kepala DLH Kota Batu Dian Fachroni, Selasa (30/12), di Balai Kota,  menyampaika, penurunan tersebut tidak lepas dari penguatan pengelolaan sampah berbasis pengurangan di sumber serta meningkatnya peran serta masyarakat.

“Pengelolaan sampah di Kota Batu terus kami dorong agar tidak lagi bertumpu pada penimbunan di landfill, tetapi melalui pengolahan harian dan pengurangan sejak dari hulu,” ujarnya.

BACA JUGA:Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kapolres Malang Resmikan SPPG di Gondanglegi

Dian menjelaskan sejak 2024 hingga 2025 pengelolaan sampah di TPA dilakukan dengan sistem one day process, tanpa penimbunan di landfill. Hal ini berbeda dengan 2022, ketika sampah masih ditimbun di sel aktif.

Kebijakan tersebut dinilai efektif menekan beban lingkungan sekaligus memperpanjang umur tempat pemrosesan akhir.

Wali Kota Nurochman menegaskan, persoalan sampah merupakan komitmen bersama yang harus ditangani secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya konsistensi kebijakan serta sinergi lintassektor. Termasuk dukungan Local Service Development Program (LSDP). Guna memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan efektif dan berdampak jangka panjang.

BACA JUGA:Meski Sudah Dilarang Lewat Jalur Klemuk, Masih Banyak Pemotor yang Melanggar

“Masalah sampah adalah komitmen kami. Dengan langkah yang tepat dan kerja sama seluruh pihak, persoalan ini bisa kita selesaikan secara bertahap,” tegas Wali Kota Nurochman.

Sementara itu, Wawali Heli Suyanto mendorong penguatan kampanye pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga sebagai fondasi perubahan perilaku masyarakat. Ia menekankan sampah memiliki potensi nilai dan dapat menjadi berkah apabila dikelola dengan baik. Melalui pemilahan sejak sumber, pengolahan yang tepat, serta dukungan ekosistem hilir yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Libur Akhir Tahun, Antrean Trans Jatim Mengular di Kayutangan Heritage, Wisatawan Luar Kota Mendominasi

Penguatan kebijakan dan partisipasi masyarakat tersebut mulai menunjukkan hasil, yakni sepanjang tahun 2025, jumlah timbulan sampah di Kota Batu tercatat 44.178 ton, menurun signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 52.910 ton.

Pada periode yang sama, capaian pengurangan sampah mencapai 30,95 persen atau sekitar 30 persen. Meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada pada angka 28 persen atau 25,69 persen.

BACA JUGA:Pantau Pos Karanglo, Kapolda Jatim dan Bupati Malang Pastikan Pengamanan Nataru di Malang Raya Kondusif

Sumber: