Cuaca Malang Raya 29 Desember: Potensi Hujan-Angin Kencang, Antisipasi Pohon Tumbang hingga Tanah Longsor
Langit mendung menyelimuti Malang Raya, BMKG memperingatkan potensi hujan dan angin kencang pada Senin (29/12/2025).-freepik-freepik
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada Senin, 29 Desember 2025.
Aktivitas angin Monsun Asia yang masih dominan disertai gangguan atmosfer regional menyebabkan kondisi cuaca cenderung tidak stabil. Dengan potensi hujan ringan hingga sedang serta angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah wilayah, terutama pada siang hingga sore hari.
Di Kota Malang, warga mengawali pagi dengan kondisi langit berawan hingga mendung. BMKG memprakirakan suhu udara berkisar antara 21 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan tinggi yang mencapai lebih dari 90 persen.
Potensi hujan ringan diperkirakan mulai terjadi pada siang hari di seluruh wilayah Kecamatan Lowokwaru, Blimbing, Klojen, Sukun, dan Kedungkandang. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sedang. Masyarakat diimbau waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Kondisi cuaca di Kabupaten Malang diprediksi lebih bervariasi karena pengaruh topografi. Wilayah utara dan barat seperti Lawang, Singosari, Pujon, Ngantang, dan Kasembon berpotensi mengalami hujan sedang pada siang hingga sore hari.
Sementara itu, wilayah pesisir selatan, termasuk Bantur, Donomulyo, Sendangbiru, dan Balekambang, diprakirakan berawan dengan peluang hujan disertai angin kencang. Kecepatan angin di kawasan pesisir diperkirakan mencapai 30–40 km/jam, sehingga wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi.
Untuk Kota Batu, BMKG memprakirakan cuaca khas pegunungan dengan suhu yang relatif lebih dingin, berkisar antara 18 hingga 26 derajat Celsius. Pada pagi hari, kabut atau udara kabur diprediksi menyelimuti sejumlah kawasan wisata.
Memasuki siang hingga sore, potensi hujan sedang masih terbuka, disertai angin kencang di wilayah perbukitan. Kondisi ini dapat memengaruhi jarak pandang, terutama di jalur wisata dan kawasan hutan.
BMKG mengimbau masyarakat Malang Raya untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG atau aplikasi InfoBMKG. Mengingat masih berada pada periode puncak musim hujan, potensi bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang, genangan air, hingga tanah longsor perlu diantisipasi.
Masyarakat diminta tetap berhati-hati saat berkendara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan dan angin kencang terjadi.
Sumber: bmkg
