1 tahun disway

Perayaan Malam Nataru, Wali Kota Ingatkan Berdoa untuk Korban Bencana dan Minim Sampah

Perayaan Malam Nataru, Wali Kota Ingatkan Berdoa untuk Korban Bencana dan Minim Sampah

Wali Kota Batu Nurochman -dok ist-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID--Perayaan tahun baru 2026 di Kota Batu akan dilaksanakan seperti tahun sebelumnya dengan meriah. Sebagai kota tujuan wisata tentunya semua pihak sudah merencanakan kemeriahan dalam menyambut tahun baru.

Hotel, Event Organizer (EO) dan pihak lain sudah menawarkan paket untuk menyambut tahun baru. Namun kali ini di Kota Batu ada yang lain. Ada Surat Edaran (SE) Nomor 658.1/3702/35.79.410/2025 yang menekankan empati kemanusiaan bagi korban bencana dan komitmen tahun barub yang ramah lingkungan. 

SE tersebut tertanggal (23/12) dilatarbelakangi bencana banjir di Aceh dan Sumatera yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan, yang saat ini berdekatan dengan momen tahun baru.

Untuk perayaan agar tetap bermakna, maka diharapkan ada doa bagi mereka yang terkena musibah bencana pada saat detik-detik pergantian tahun. 

“Pemerintah Kota Batu mengimbau seluruh penyelenggara dan masyarakat untuk menggelar doa bersama atau hening cipta bagi korban bencana Aceh dan Sumatera dan Aceh dalam rangkaian Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” kata  Wali Kota Batu Nurochman, Minggu (28/12).

Juga Diimbau Terapkan Minim Sampah

Selain itu, kita semua tahu antara alam dengan musibah ini erat hubungannya. "Agar alam baik dengan kita maka manusia harus baik dengan alam dengan cara merawat dan menjaga," paparnya.

Dalam perayaan tahun baru, selalu ada kerumunan. Ada kerumunan ada sampah yang ditinggalkannya. Untuk itulah, Pemkot Batu menegaskan penerapan konsep minim sampah di seluruh kegiatan perayaan.

Pelaku usaha, penyelenggara acara, hingga masyarakat diminta menghindari plastik sekali pakai. Menggunakan dekorasi ramah lingkungan serta memanfaatkan material yang dapat digunakan kembali.

Penyediaan fasilitas sampah terpilah menjadi kewajiban di lokasi ibadah, destinasi wisata, hotel, restoran, kafe, dan titik strategis lainnya. Pengelolaan sampah mulai dari pengangkutan hingga penanganan harus disesuaikan dengan jenis dan volume timbulan.

Pengunjung perayaan diimbau membawa peralatan makan dan minum daur ulang, tas belanja, serta wadah pribadi. Selain itu, masyarakat diminta berperan aktif memilah sampah dan memastikan area kegiatan kembali bersih usai acara.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Pemkot Batu juga menginstruksikan koordinasi lintasperangkat daerah hingga desa/kelurahan.

Sumber: